Vaksinasi Wajib untuk Calon Peserta Umrah dan Haji

Blog29 January 2026

Vaksin haji adalah perlindungan penting yang wajib didapatkan sebelum berangkat ke Tanah Suci, agar kesehatan Anda tetap terjaga sepanjang ibadah. Dengan vaksin haji yang lengkap, risiko tertular penyakit menular dapat diminimalkan sehingga Anda bisa beribadah dengan aman dan nyaman.

Selain menjadi persyaratan administrasi, vaksin haji berperan penting dalam melindungi jemaah dari berbagai penyakit menular yang berisiko tinggi di pusat keramaian internasional. Ibadah haji melibatkan jutaan orang dari berbagai negara, sehingga potensi penularan infeksi sangat besar.

Dengan menjalani vaksin haji, Anda tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga membantu mencegah penyebaran penyakit ke sesama jemaah. Perlindungan ini penting agar ibadah bisa berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan.

Beragam Vaksin Haji yang Wajib dan Dianjurkan

Berikut adalah beberapa jenis vaksin yang perlu atau wajib didapatkan sebelum menjalankan ibadah haji maupun umrah:

1. Vaksin meningitis

Vaksin meningitis menjadi persyaratan wajib bagi seluruh jemaah haji dan umrah yang akan berangkat ke Arab Saudi. Vaksin ini melindungi dari infeksi bakteri Neisseria meningitidis penyebab radang selaput otak dan sumsum tulang belakang, yang penularannya berisiko tinggi di tengah kerumunan besar. 

Sertifikat vaksin meningitis akan diminta sebagai syarat pengurusan visa haji dan umrah.

2. Vaksin polio

Mulai tahun 2025, pemerintah mewajibkan seluruh calon jemaah dan petugas haji untuk mendapatkan vaksinasi polio sebelum keberangkatan. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah penyebaran virus polio, mengingat kasus polio secara global masih ditemukan, terutama di negara-negara tertentu yang juga menjadi sumber jemaah haji. 

Sertifikat vaksin polio akan menjadi dokumen penting bersama dengan vaksinasi meningitis.

3. Vaksin pneumonia

Vaksin pneumonia melindungi dari infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae yang bisa menyebabkan radang paru-paru (pneumonia) maupun meningitis. Vaksin ini dianjurkan bagi jemaah berusia 65 tahun ke atas, anak-anak, serta orang dengan penyakit kronis, seperti diabetes, asma, gangguan ginjal, atau penyakit jantung, yang berisiko komplikasi jika terinfeksi.

4. Vaksin influenza

Vaksin influenza penting untuk mencegah penularan virus flu di tengah kerumunan, terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan mereka yang memiliki penyakit kronis, seperti asma, gagal jantung, HIV/AIDS, gangguan metabolik, serta obesitas

Vaksin ini juga membantu menekan risiko komplikasi akibat infeksi flu saat menjalani ibadah.

5. Vaksin COVID-19

Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan vaksinasi COVID-19 kepada seluruh calon jemaah haji dan umrah. Selain itu, wajib dipastikan hasil PCR atau rapid test negatif COVID-19 sebelum keberangkatan. 

Jemaah dengan kondisi kesehatan rentan, seperti usia lanjut, penyakit kronis, gangguan imunitas, atau sedang hamil, sangat disarankan untuk menunda keberangkatan demi keamanan.